Bapak, anak, ibu tewas disambar petir, Bantu doa agar mereka diterima disisiNya

Sebuah kejadian yang sangat memilukan dimana ada Tiga petani tewas mengenaskan di sebuah gubuk di tengah pesawahan Desa Karang Leman, Kecamatan Trageh, Kabupaten Bangkalan, Dan kejadian ini terjadi pada hari Rabu tepatnya pada tanggal 9 November 2016.

Kabar itu disebarkan oleh akun Facebook Hilmi Ar Rohmah yang menyatakan demikian:

"Innalillahi wainna ilaihiroji'un. Semoga amal ibadahnya di terima di sisi Allah bapak dan ibuk beserta anaknya. Mati disambar petir di saat berteduh karena hujan di tempat pertanian/ sawah. Bangkalan madura trageh," tulis Hilmi.




 

Beberapa netizen membenarkan peristiwa itu bila memang terjadi tadi siang.

Namun menurut koran madura.com bahwa Para korban masing-masing bernama Solikan, 55 tahun, Misnati, 45 tahun, keduanya warga Desa Soket Laok, dan Brama, 50 tahun, warga Desa Karang Leman. Mereka diduga tewas akibat disambar petir.

“Kalau melihat ciri-cirinya korban diduga tersambar petir,” kata Kepala Bagian Humas, Kepolisian Resor Bangkalan, Ajun Komisaris Bidarudin.

Baca juga:  Tragis!!! Marga sinaga kecelakaan, Kedua kakinya patah. Banyak orang disana, Satupun tidak ada yang menolong

Menurut keterangan sejumlah saksi, kata Bidarudin, sejak pagi ketiganya berada di sawah untuk membersihkan ladang dari rumput liar agar bisa ditanami. Menjelang waktu duhur, hujan deras mengguyur. Mereka lalu berteduh di sebuah gubuk tak jauh dari sawah mereka. Saat itulah diduga petir menyambar gubuk dan mengenai orang berteduh di bawahnya. Dari sejumlah foto yang beredar, tampak Misnati tewas dengan posisi terlentang, sedangkan Brama dan Solikan bertindihan posisi menyilang.

“Jenasah korban langsung dibawa ke Puskesmas Tragah” ujar dia.

0 Response to "Bapak, anak, ibu tewas disambar petir, Bantu doa agar mereka diterima disisiNya"

Post a Comment

Kalau Ingin Berkomentar!!!
-Mohon berkomentar sesui dengan topik
-Dilarang Nyepam
-Link Hidup Langsung Dihapus