5 Negara yang tidak boleh rayakan natal, Jika ketahuan... Akan di hukum berat

Bagi umat kristiani menjelang natal begitu gembira karena sang juru selamat akan lahir, Dan biasanya mereka akan merayakanya dengan Hari Natal. Kostum santa Claus dipersiapkan, kemudian kerlap-kerlip pohon natal begitu mewarnai keindahan pohon natal tersebut.

Momen beribadah di Hari Raya serta berkumpul sambil berlibur bersama keluarga di Hari Natal tentu menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu di setiap tahunnya.

Sayangnya, Setiap hari natal tidak semua umat nasrani turut merayakanya meski sangat ingin merayakanya karena tidak diperbolehkan dan tidak di izinkan. Bahkan kalau sampai nekat merayakan natal, mereka malah akan di hukum, Dan dibawah ini ada 5 Negara yang tidak boleh rayakan natal, Jika ketahuan... Akan di hukum berat
5 Negara yang tidak boleh rayakan natal, Jika ketahuan... Akan di hukum berat


1. Negara Korea Utara (Korut)
Di korea utara umat nasrani tidak akan bisa merayakan hari natal sebesar apapun usaha yang di lakukan Karena pemerintah korea tidak mengizinkan. Bahkan korut sangat ketat mengawasi perayaan agama, sehingga hari libur di sana hampir tidak ada.

Sebenarnya di Korut menjamin bahwa rakyatnya bebas memeluk agama, namun nyatanya hal ini tidak lah sepenuhnya di terapkan. Buktinya adlah kalau umat nasrani ketahuan merayakan hari natal maka akan segera di jebloskan ke jeruji besi.

2. Negara Somalia
Negara somalia dengan tegas melarang perayaan natal disana. hal ini sudah diputuskan oleh Kementerian Agama Somalia yaitu pelarangan perayaan Hari Natal dan juga Tahun Baru. Melalui Direktur Kemenag Somalia, Syaikh Mohammad Kheyrow, pelarangan ini ditetapkan lantaran perayaan Natal dan Tahun Baru tak memiliki keterkaitan dengan ajaran agama Islam.

Wali Kota Mogadishu juga sependapat dengan keputusan tersebut. Dikutip dari CNN, Kamis (24/12/2015), Walikota bahkan dengan tegas menyebut bahwa masyarakat Somalia adalah seluruhnya beragama Islam.
“Natal tidak akan dirayakan di Somalia karena dua alasan. Seluruh masyarakat Somalia adalah Muslim dan tidak ada komunitas Kristen di sini. Natal adalah untuk orang Kristen. Bukan untuk umat Muslim,” kata Abdifatah Halane, juru bicara Wali Kota Mogadishu, dengan tegas.

3. Negara Brunei
Orang kristen juga yang tiggal di negara ini tidak akan bisa merayakan natal. Sebab Pemerintah Brunei Darussalam melarang warganya merayakan Natal. Jika ada yang nekat merayakannya secara terbuka akan di adili bahkan diancam dipenjara hingga lima tahun.

jadi disana yang warga non-Muslim hanya diperbolehkan melakukan liburan Natal untuk komunitas mereka sendiri. Setiap warga non-Muslim yang ketahuan mengorganisir perayaan Natal akan dihukum penjara.

Baca juga: Seluruh gereja Kumandangkan Adzan untuk Umat Islam Di israel, Cek disini alasanya mengapa

Sultan Brunei, Hassanal Bolkiah, beberapa waktu lalu telah menerapkan hukum atau Syariah Islam, yang di dalamnya termasuk ancaman hukum rajam bagi para pelaku zina. Sekitar 20 persen dari penduduk Brunei adalah non-Muslim, termasuk Budha dan Kristen.

4. Negara Tajikistan
Di negara ini juga dilarang merayakan natal, jadi Pohon Natal, kembang api dan aksi Santa Claus dilarang di sekolah dan Universitas oleh pemerintah Tajikistan. dan Keputusan itu diambil oleh Departemen Pendidikan yang melarang penggunaan kembang api, pesta makan, memberi hadiah dan mengumpulkan uang selama tahun baru.

"Serta dilarang adanya instalasi Natal, berupa pohon Natal baik yang asli terbuat dari pohon atau buatan di sekolah dan Universitas,".

5. Negara Arab saudi
Negara yang terahir adalah negara Arab Saudi, dimana disna perayaan Natal secara terbuka. Sebanyak 1,2 juta umat Kristen di Saudi merayakan Natal di tempat-tempat pribadi dan perumahan.

Hukum di Saudi menetapkan bahwa hanya agama Islam yang dapat dipraktikkan di ruang publik, sehingga tidak ada gereja, kuil maupun rumah ibadah lain di Saudi selain masjid. Namun, layanan gereja tetap dapat dilakukan di masing-masing rumah penganut agama selain Islam.

Ketika Natal tiba, semarak Natal digelar di rumah-rumah warga non-Muslim, meskipun hiasan dan dekorasi Natal biasanya ditempatkan di dalam ruang tertutup.

Itulah sebanyak 5 negara yang melarang Merayakan Hari natal.

0 Response to "5 Negara yang tidak boleh rayakan natal, Jika ketahuan... Akan di hukum berat"

Post a Comment

Kalau Ingin Berkomentar!!!
-Mohon berkomentar sesui dengan topik
-Dilarang Nyepam
-Link Hidup Langsung Dihapus